Berita

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, FIKom UP Gelar Pelatihan OBE

Menyambut Tahun Akademik 2021/2022, FIKom UP terus meningkatkan standarisasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Metode Pembelajaran Outcome Based Education (OBE) pada hari Sabtu tanggal 11 September 2021.

Acara lokakarya dibuka dengan sambutan Wakil Dekan I Bidang Akedemik Muhamad Rosit, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa saat ini pembelajaran dunia pendidikan bukan lagi terfokus pada dosen (lecturer centered). Subyek utama dunia pendidikan saat ini berpusat pada mahasiswa. Sehingga metode pembelajaran OBE ini harus diterapkan pada seluruh prodi terutama di prodi Ilmu Komunikasi. Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa pencapaian OBE ini berkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi.

Hadir sebagai narasumber pertama adalah Prof. Dr. Wiyanto, M.Si. Menurut Prof. Wiyanto, saat ini banyak sekali penerapan teknologi digital yang berkembang sehingga menciptakan inovasi baru. Namun dengan inovasi tersebut tidak hanya saja menjanjikan kemajuan namun juga gejolak “inovasi disruptif” karena dapat menghilangkan hal-hal yang established. Lebih lanjut beliau memaparkan bagaimana sebaiknya metode pembelajaran OBE ini dapat membekali mahasiswa agar adaptif dengan memiliki berbagai keterampilan di era industri 4.0. “Saat menyusun kurikulum, Perguruan Tinggi tentunya sudah menentukan profil lulusan, namun harus lebih dispesifikasikan lagi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)”. Sehingga orientasi outcome yang dimiliki lulusan Ilmu Komunikasi FIKom UP berbeda dengan prodi Ilmu Komunikasi lainnya.

Selanjutnya, narasumber kedua Dr. Elly Yuliawati M.Si berbagi pengalaman melaksanakan Kurikulum OBE di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana. Menurut beliau yang telah melaksanakan OBE selama dua (2) tahun penyusunan kurikulum OBE ada tiga (3) pencapaian, yaitu tujuan pendidikan program studi (TPP), capaian pembelajaran lulusan (CPL, KKNI), dan capaian pembelajaran mata kuliah (CPM) yang disusun berdasarkan CPL dan spesifikasi setiap matakuliah. Lebih lanjut menurut beliau, kompetensi yang harus ditingkatkan bukan hanya mahasiswa, namun juga para dosen harus meningkatkan kompetensi sehingga output yang dihasilkan dalam proses metode pembalajaran OBE ini maksimal.

Acara lokakarya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama peserta yang dimoderatori oleh Sofia Primalisanti Devi, M.Si dan ditutup foto bersama. Peserta yang hadir dalam lokakarya ini adalah Dosen FIKom UP.