Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila (FIKOM UP) menggelar Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis (3/9/2026) di Aula Masjid At-Taqwa, Universitas Pancasila. Acara ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang resmi menyandang gelar akademik.
Sebanyak 203 mahasiswa dinyatakan lulus dengan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.), sementara 8 mahasiswa meraih gelar Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom.). Jumlah tersebut menandai kontribusi FIKOM UP dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional.
Acara yudisium turut dihadiri Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Adnan Hamid, S.H., M.H., M.M., Sekretaris Jenderal PP KAUP periode 2026–2030 Holiosri, S.E., M.M., serta Dekan FIKOM UP Anna Agustina, Ph.D., bersama jajaran pimpinan lainnya. Kehadiran para tokoh kampus dan alumni menambah khidmat prosesi yudisium.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pancasila menyampaikan pesan penuh harapan kepada para yudisiawan. “Mudah-mudahan kita menjadi kebanggaan, paling tidak kebanggaan buat keluarga kita,” ucapnya.
Sekretaris Jenderal PP KAUP Holiosri juga menyampaikan ucapan selamat. “Selamat bergabung ke Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP), jangan putus silaturahmi di lingkungan alumni ya,” ujarnya.
Perwakilan lulusan terbaik Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Anggie Lestari, S.I.Kom., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan akademiknya. “Selamat melangkah untuk teman-teman semua, semoga berkah Tuhan selalu mengiringi kita dan mempertemukan kita dengan orang-orang baik. Juga selalu jadi manusia yang membawa manfaat,” ungkapnya.
Suasana semakin semarak dengan persembahan lagu dari mahasiswa FIKOM UP Adinda Yari serta pemutaran video kolase perjalanan mahasiswa. Momen ini menghadirkan nostalgia sekaligus kebanggaan atas proses panjang yang telah dilalui.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dan surat kelulusan, pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik dan berprestasi, sesi foto bersama, serta ramah tamah. Penutup yang hangat ini menegaskan bahwa yudisium bukan hanya seremoni, melainkan perayaan kebersamaan dan pencapaian.